Category: Berita Polisi Indonesia

  • Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang  Tinjauan Intensif di Klenteng-Klenteng Utama

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang  Tinjauan Intensif di Klenteng-Klenteng Utama

    Palembang – Dalam upaya menciptakan suasana kondusif dan bagi masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melaksanakan inspeksi mendalam terhadap sistem pengamanan di sejumlah klenteng yang menjadi pusat peribadatan dan perayaan Imlek di Palembang. Langkah proaktif ini mencerminkan komitmen kuat Polda Sumsel dalam memberikan perlindungan maksimal dan rasa aman kepada seluruh warga, khususnya mereka yang merayakan malam pergantian tahun Imlek.

     

    Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, ini melibatkan jajaran petinggi Polda Sumsel, termasuk Wakil Kepala Polda (Wakapolda), para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Palembang. Kehadiran para pemimpin kepolisian ini menunjukkan keseriusan dan prioritas yang diberikan terhadap pengamanan perayaan Imlek.

    Klenteng Gie Hap Bio, yang terletak di Jalan Wahidin Nomor 7, Kelurahan Talang Semut, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Kapolda Sumsel dan rombongan. Setibanya di lokasi, Irjen Pol Sandi Nugroho disambut hangat oleh para pengurus klenteng. Kapolda kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh di area klenteng, memastikan kesiapan personel pengamanan, mengevaluasi pola pengamanan yang diterapkan, serta memantau secara langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar klenteng.

    Dalam interaksi dengan para petugas pengamanan, Kapolda menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan. Beliau juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak kepolisian, TNI, pengurus klenteng, dan elemen masyarakat lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para petugas pengamanan, Kapolda Sandi Nugroho memberikan bingkisan kepada lima perwakilan, yang terdiri dari tiga personel pengamanan internal klenteng, seorang Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), dan seorang Babinsa (Bintara Pembina Desa). Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat memotivasi para petugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

     

    Setelah meninjau Klenteng Gie Hap Bio, Kapolda Sumsel dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Klenteng Tri Dharma, yang berlokasi di Jalan Perikanan, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I. Di klenteng ini, Kapolda kembali melakukan pengecekan kesiapan pengamanan dan berinteraksi langsung dengan para petugas pengamanan serta pengurus klenteng. Beliau memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek di klenteng tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Kapolda juga memberikan arahan kepada para petugas pengamanan untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di sekitar klenteng, serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Nandang, S.I.K., menjelaskan bahwa kunjungan Kapolda Sumsel ke sejumlah klenteng merupakan wujud pengawasan langsung pimpinan terhadap kesiapan pengamanan perayaan Imlek. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan hari-hari besar keagamaan.

    “Hari ini, Bapak Kapolda Sumatera Selatan bersama para pejabat utama dan Kapolrestabes Palembang melaksanakan kunjungan ke sejumlah klenteng guna memastikan pengamanan perayaan Imlek berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Kombes Pol Nandang menambahkan bahwa pengamanan perayaan Imlek melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela. Sinergi antara berbagai unsur ini sangat penting dalam menjamin stabilitas keamanan selama perayaan Imlek berlangsung.

    “Pengamanan melibatkan personel Polda Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela,” jelas Kombes Pol Nandang.

    Melalui peninjauan ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama perayaan hari besar keagamaan. Polda Sumsel berharap agar seluruh umat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Imlek dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan.

    Selain itu, Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol yang berlaku, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran COVID-19, terutama saat perayaan Imlek yang biasanya melibatkan banyak orang.

    Dengan adanya peninjauan dan pengamanan yang intensif dari Polda Sumsel, diharapkan perayaan Imlek di Kota Palembang dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Masyarakat pun dapat merayakan Imlek dengan penuh sukacita dan kebahagiaan, tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan. Polda Sumsel akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

    Polda Sumsel juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui call center 110. Dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, diharapkan keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan dapat terus terjaga dengan baik.

  • Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang: Tinjauan Intensif di Klenteng-Klenteng Utama

    Palembang – Dalam upaya menciptakan suasana kondusif dan bagi masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melaksanakan inspeksi mendalam terhadap sistem pengamanan di sejumlah klenteng yang menjadi pusat peribadatan dan perayaan Imlek di Palembang. Langkah proaktif ini mencerminkan komitmen kuat Polda Sumsel dalam memberikan perlindungan maksimal dan rasa aman kepada seluruh warga, khususnya mereka yang merayakan malam pergantian tahun Imlek.

     

    Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, ini melibatkan jajaran petinggi Polda Sumsel, termasuk Wakil Kepala Polda (Wakapolda), para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Palembang. Kehadiran para pemimpin kepolisian ini menunjukkan keseriusan dan prioritas yang diberikan terhadap pengamanan perayaan Imlek.

    Klenteng Gie Hap Bio, yang terletak di Jalan Wahidin Nomor 7, Kelurahan Talang Semut, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Kapolda Sumsel dan rombongan. Setibanya di lokasi, Irjen Pol Sandi Nugroho disambut hangat oleh para pengurus klenteng. Kapolda kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh di area klenteng, memastikan kesiapan personel pengamanan, mengevaluasi pola pengamanan yang diterapkan, serta memantau secara langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar klenteng.

    Dalam interaksi dengan para petugas pengamanan, Kapolda menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan. Beliau juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak kepolisian, TNI, pengurus klenteng, dan elemen masyarakat lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para petugas pengamanan, Kapolda Sandi Nugroho memberikan bingkisan kepada lima perwakilan, yang terdiri dari tiga personel pengamanan internal klenteng, seorang Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), dan seorang Babinsa (Bintara Pembina Desa). Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat memotivasi para petugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

     

    Setelah meninjau Klenteng Gie Hap Bio, Kapolda Sumsel dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Klenteng Tri Dharma, yang berlokasi di Jalan Perikanan, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I. Di klenteng ini, Kapolda kembali melakukan pengecekan kesiapan pengamanan dan berinteraksi langsung dengan para petugas pengamanan serta pengurus klenteng. Beliau memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek di klenteng tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Kapolda juga memberikan arahan kepada para petugas pengamanan untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di sekitar klenteng, serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Nandang, S.I.K., menjelaskan bahwa kunjungan Kapolda Sumsel ke sejumlah klenteng merupakan wujud pengawasan langsung pimpinan terhadap kesiapan pengamanan perayaan Imlek. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan hari-hari besar keagamaan.

    “Hari ini, Bapak Kapolda Sumatera Selatan bersama para pejabat utama dan Kapolrestabes Palembang melaksanakan kunjungan ke sejumlah klenteng guna memastikan pengamanan perayaan Imlek berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Kombes Pol Nandang menambahkan bahwa pengamanan perayaan Imlek melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela. Sinergi antara berbagai unsur ini sangat penting dalam menjamin stabilitas keamanan selama perayaan Imlek berlangsung.

    “Pengamanan melibatkan personel Polda Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela,” jelas Kombes Pol Nandang.

    Melalui peninjauan ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama perayaan hari besar keagamaan. Polda Sumsel berharap agar seluruh umat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Imlek dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan.

    Selain itu, Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol yang berlaku, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran COVID-19, terutama saat perayaan Imlek yang biasanya melibatkan banyak orang.

    Dengan adanya peninjauan dan pengamanan yang intensif dari Polda Sumsel, diharapkan perayaan Imlek di Kota Palembang dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Masyarakat pun dapat merayakan Imlek dengan penuh sukacita dan kebahagiaan, tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan. Polda Sumsel akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

    Polda Sumsel juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui call center 110. Dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, diharapkan keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan dapat terus terjaga dengan baik.

  • Kapolda Sumsel dan Ketua PWNU Sumsel Perkuat Moderasi Beragama di Palembang

    Kapolda Sumsel dan Ketua PWNU Sumsel Perkuat Moderasi Beragama di Palembang

    Palembang,  Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, silaturahmi ke Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Sumsel (PWNU Sumsel) KH Hendra Zainuddin Al Qodiri di Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Talang Jambi, Palembang, Minggu 15 Februari 2026.

    Irjen Pol Sandi Nugroho tiba usai mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan langsung menuju pondok pesantren tersebut.

    Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di Sumsel.

    Kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan para tokoh agama, khususnya Nahdlatul Ulama.

    NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.

    Dalam pertemuan tersebut ditegaskan komitmen PWNU Sumsel untuk terus mendukung aparat kepolisian dalam menciptakan ketertiban serta memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat.

    Kapolda Sumsel hadir di dampingi Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan.

    Ketua PWNU Sumsel KH Hendra Zainuddin Al Qodiri menyambut langsung kedatangan Kapolda bersama jajaran pengurus wilayah NU Sumsel.

    Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

    Kedua pihak membahas kondisi sosial dan keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

    Kapolda Sumsel menyatakan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas daerah.

    Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polda Sumsel dan PWNU Sumsel dapat terus terjalin demi menjaga persatuan dan keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

    KH Hendra Zainuddin juga memperkenalkan sejumlah pengurus PWNU Sumsel yang hadir dalam pertemuan tersebut, seperti Wakil Sekretaris H Hendri Zainuddin, serta sejumlah wakil ketua dan jajaran syuriah PWNU Sumsel.

    Diskusi berlangsung lebih dari satu jam dengan obrolan ringan mengenai situasi masyarakat Sumsel.

    Pertemuan tersebut juga diisi dengan santap siang bersama menikmati makanan khas Palembang.

    Silaturahmi ditutup dengan sesi foto bersama antara Kapolda Sumsel dan jajaran NU Sumsel.

    Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah awal Kapolda Sumsel dalam memperkuat koordinasi, membangun komunikasi dengan para tokoh agama, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Sriwijaya.

  • Berita Polri :   Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri peluncuran dapur SPPG secara serentak.

    Berita Polri : Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri peluncuran dapur SPPG secara serentak.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri peluncuran dapur SPPG secara serentak.

    Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mencatatkan capaian signifikan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 13 Februari 2026, sebanyak 19 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi dan menjangkau 47.136 penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

    Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sejak usia dini.

     

     

    Kapolda Sumsel Sandi Nugroho turut menghadiri peresmian terpusat bersama Presiden RI dan Kapolri di Jakarta. Sementara itu, di tingkat wilayah, Wakapolda Sumsel Rony Samtana memimpin langsung launching SPPG di Polres Musi Rawas yang dilakukan serentak bersama 15 lokasi lainnya secara daring.

    Dari total 19 unit yang telah beroperasi, tiga di antaranya sudah berjalan sejak Agustus 2025, yakni SPPG Polda Sumsel di  Palembang, Polres OKI, dan Polres Ogan Ilir. Sedangkan 16 unit lainnya baru saja diresmikan di sejumlah daerah seperti Empat Lawang, Muara Enim, Musi Banyuasin, hingga OKU Timur.

    Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa selain 19 unit aktif, terdapat lima unit SPPG yang telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap beroperasi. Sementara 31 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres fisik berkisar antara 40 hingga 95 persen.

    Seluruh operasional SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 dengan standar keamanan pangan ketat melalui sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Proses memasak dilakukan sejak pukul 02.00 WIB oleh tenaga gizi dan personel terlatih untuk memastikan makanan didistribusikan dalam kondisi segar, maksimal 30 menit setelah matang.

     

     

    Setiap dapur SPPG dibangun di atas lahan milik Polri maupun mitra melalui skema kemitraan strategis. Unit ini berfungsi sebagai pusat pengolahan bahan baku lokal menjadi menu sehat sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Pengawasan kualitas dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan bahan baku, uji rasa, hingga pengambilan sampel makanan.

    Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional seluruh 55 unit SPPG yang telah direncanakan. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda yang sehat dan kompetitif di Sumatera Selatan

  • Sebanyak 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

    Sebanyak 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri peluncuran dapur SPPG secara serentak. (Handout)

    Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mencatatkan capaian signifikan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 13 Februari 2026, sebanyak 19 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi dan menjangkau 47.136 penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

    Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sejak usia dini.

     

     

    Kapolda Sumsel Sandi Nugroho turut menghadiri peresmian terpusat bersama Presiden RI dan Kapolri di Jakarta. Sementara itu, di tingkat wilayah, Wakapolda Sumsel Rony Samtana memimpin langsung launching SPPG di Polres Musi Rawas yang dilakukan serentak bersama 15 lokasi lainnya secara daring.

    Dari total 19 unit yang telah beroperasi, tiga di antaranya sudah berjalan sejak Agustus 2025, yakni SPPG Polda Sumsel di  Palembang, Polres OKI, dan Polres Ogan Ilir. Sedangkan 16 unit lainnya baru saja diresmikan di sejumlah daerah seperti Empat Lawang, Muara Enim, Musi Banyuasin, hingga OKU Timur.

    Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa selain 19 unit aktif, terdapat lima unit SPPG yang telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap beroperasi. Sementara 31 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres fisik berkisar antara 40 hingga 95 persen.

    Seluruh operasional SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 dengan standar keamanan pangan ketat melalui sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Proses memasak dilakukan sejak pukul 02.00 WIB oleh tenaga gizi dan personel terlatih untuk memastikan makanan didistribusikan dalam kondisi segar, maksimal 30 menit setelah matang.

     

     

    Setiap dapur SPPG dibangun di atas lahan milik Polri maupun mitra melalui skema kemitraan strategis. Unit ini berfungsi sebagai pusat pengolahan bahan baku lokal menjadi menu sehat sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Pengawasan kualitas dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan bahan baku, uji rasa, hingga pengambilan sampel makanan.

    Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional seluruh 55 unit SPPG yang telah direncanakan. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda yang sehat dan kompetitif di Sumatera Selatan

  • 47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

    47 Ribu Penerima Manfaat, 19 SPPG Polda Sumsel Resmi Beroperasi

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri peluncuran dapur SPPG secara serentak. (Handout)

    Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mencatatkan capaian signifikan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 13 Februari 2026, sebanyak 19 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi dan menjangkau 47.136 penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

    Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sejak usia dini.

    Kapolda Sumsel Sandi Nugroho turut menghadiri peresmian terpusat bersama Presiden RI dan Kapolri di Jakarta. Sementara itu, di tingkat wilayah, Wakapolda Sumsel Rony Samtana memimpin langsung launching SPPG di Polres Musi Rawas yang dilakukan serentak bersama 15 lokasi lainnya secara daring.

    Dari total 19 unit yang telah beroperasi, tiga di antaranya sudah berjalan sejak Agustus 2025, yakni SPPG Polda Sumsel di  Palembang, Polres OKI, dan Polres Ogan Ilir. Sedangkan 16 unit lainnya baru saja diresmikan di sejumlah daerah seperti Empat Lawang, Muara Enim, Musi Banyuasin, hingga OKU Timur.

    Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa selain 19 unit aktif, terdapat lima unit SPPG yang telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap beroperasi. Sementara 31 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres fisik berkisar antara 40 hingga 95 persen.

    Seluruh operasional SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 dengan standar keamanan pangan ketat melalui sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Proses memasak dilakukan sejak pukul 02.00 WIB oleh tenaga gizi dan personel terlatih untuk memastikan makanan didistribusikan dalam kondisi segar, maksimal 30 menit setelah matang.

    Setiap dapur SPPG dibangun di atas lahan milik Polri maupun mitra melalui skema kemitraan strategis. Unit ini berfungsi sebagai pusat pengolahan bahan baku lokal menjadi menu sehat sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Pengawasan kualitas dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan bahan baku, uji rasa, hingga pengambilan sampel makanan.

    Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional seluruh 55 unit SPPG yang telah direncanakan. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda yang sehat dan kompetitif di Sumatera Selatan

  • Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia

    Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia

    Dok PMJ

    Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.

    Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.

    “Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).

    Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

    Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.

    “Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

    Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.

    “Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.

  • Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia

    Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
    Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia

    Dok PMJ

    Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.

    Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.

    “Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).

    Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

    Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.

    “Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

    Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.

    “Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.

  • Berita Polisi : Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan

    Dok PMJ

    Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.

    Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.

    “Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).

    Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

    Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.

    “Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

    Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.

    “Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.

  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan Dok PMJ Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen. “Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26). Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat. “Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya. Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat. “Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan

    Dok PMJ

    Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.

    Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.

    “Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).

    Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

    Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.

    “Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

    Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.

    “Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.